Obyek jalan-jalan Kota Semarang kali ini bertema Kolonial, merupakan daerah peninggalan Belanda dan sampai sekarang 80% bangunan masih seperti aslinya, hanya renovasi yang tidak mengubah bentuk asli. Obyek ini terletak di Kawasan Johar - Kauman - Kota Lama, sebelah Utara Kota Semarang. Dari Pusat Kota Simpang Lima, bisa dicapai dengan menggunakan angkot di depan Masjid Baiturrahman Jurusan Simpang Lima-Johar ditempuh sekitar 5-7km. Dengan angkot ini bisa sampai Pasar Johar (pasar induk Semarang), untuk rute city walk I adalah Pasar Johar - Masjid Besar Kauman - Kp. Kauman Jl. Kauman - Sementara ini dulu rute Pecinan menyusul
Postingan
Menampilkan postingan dari November, 2008
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Untuk yang hobi wisata kuliner, tidak ada salahnya mencoba bertandang ke Kota Semarang, di samping bangunan arsitektur yang juga menawan, banyak tersimpan ragam kuliner karena percampuran etnis Jawa, Cina, Indo-Belanda, India-Gujarat (Koja) dan Arab. Berjalan-jalan di Semarang tak ubahnya seperti menyusuri kampung kenangan, di sudut-sudut kota masih banyak terdapat bangunan tahun 50an bahkan pada perkampungan Arab, Cina dan Koja masih banyak rumah-rumah langgam etnis bersangkutan yang berumur lebih dari 100tahun. Untuk datang ke Semarang, Anda bisa menggunakan pesawat terbang domestik yang mendarat di Bandara Ahmad Yani, untuk penerbangan internasional sementara masih via Kota Solo, Bandara Adi Sumarmo (dari Solo bisa dilanjutkan dengan taxi, atau bus eksekutif -/+ 2jam). Jika melalui darat, ada KA Anggrek Jkt-Sby via St. Tawang, KA Argomuria untuk jadual dan tarif bisa dilihat di http://www.infoka.kereta-api.com. Selain KA, ada bus malam Jkt-Smg baik ekonomi maupun eksekutif, PO.Krama...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Untuk yang hobi wisata kuliner, tidak ada salahnya mencoba bertandang ke Kota Semarang, di samping bangunan arsitektur yang juga menawan, banyak tersimpan ragam kuliner karena percampuran etnis Jawa, Cina, Indo-Belanda, India-Gujarat (Koja) dan Arab. Berjalan-jalan di Semarang tak ubahnya seperti menyusuri kampung kenangan, di sudut-sudut kota masih banyak terdapat bangunan tahun 50an bahkan pada perkampungan Arab, Cina dan Koja masih banyak rumah-rumah langgam etnis bersangkutan yang berumur lebih dari 100tahun. Untuk datang ke Semarang, Anda bisa menggunakan pesawat terbang domestik yang mendarat di Bandara Ahmad Yani, untuk penerbangan internasional sementara masih via Kota Solo, Bandara Adi Sumarmo (dari Solo bisa dilanjutkan dengan taxi, atau bus eksekutif -/+ 2jam). Jika melalui darat, ada KA Anggrek Jkt-Sby via St. Tawang, KA Argomuria untuk jadual dan tarif bisa dilihat di http://www.infoka.kereta-api.com. Selain KA, ada bus malam Jkt-Smg baik ekonomi maupun eksekutif, PO.Krama...